
Sebelumnya kita telah membahas arti kode pada emas Antam, selanjutnya di artikel ini akan membahas cap dan kode pada perhiasan emas.
Perhiasan emas memiliki beragam cap dan kode yang menunjukkan kemurnian, kadar, dan identitas pembuatnya. Memahami cap dan kode ini penting untuk memastikan kualitas dan keaslian perhiasan emas yang Sobat beli. Berikut penjelasan detail mengenai berbagai cap dan kode yang umum ditemukan.
1. Cap Kadar Emas
Cap ini menunjukkan persentase emas murni dalam perhiasan. Di Indonesia, cap kadar emas umumnya mengikuti sistem karat (K) atau persen (%).
- 24 Karat (999.9): Emas murni 99.9%, paling murni tetapi juga paling lunak.
- 23 Karat (958.3): Mengandung 95.8% emas murni. Lebih keras dari 24 karat.
- 22 Karat (916.7): Mengandung 91.7% emas murni. Lebih keras lagi dan paling umum digunakan dalam perhiasan.
- 18 Karat (750): Mengandung 75% emas murni, sisanya logam lain seperti perak atau tembaga untuk menambah kekuatan dan warna.
- 14 Karat (585): Mengandung 58.5% emas murni. Lebih keras dan tahan lama, tetapi warnanya mungkin sedikit lebih pucat.
Perbedaan Sistem Penandaan:
Sistem penandaan kadar emas bisa berbeda antar negara. Di beberapa negara, mungkin menggunakan sistem millesimal (angka tiga digit, misalnya 750 untuk 18 karat). Pastikan Sobat memahami sistem penandaan yang digunakan oleh penjual.
2. Cap Merek/Pembuat
Cap ini menunjukkan identitas pembuat atau merek perhiasan. Cap ini bisa berupa logo, nama, atau inisial pembuat. Cap merek membantu dalam penelusuran asal usul perhiasan dan membantu dalam proses klaim garansi jika diperlukan.
3. Cap Assay Office (Lembaga Pengujian)
Di beberapa negara, perhiasan emas harus diuji dan diberi cap oleh lembaga pengujian resmi (assay office). Cap ini menjamin kemurnian dan kualitas emas sesuai dengan standar yang ditetapkan. Di Indonesia, lembaga pengujian emas mungkin berbeda-beda di setiap daerah.
4. Kode Khusus
Beberapa perhiasan mungkin memiliki kode khusus tambahan, misalnya kode produksi, kode seri, atau kode tanggal pembuatan. Kode ini biasanya digunakan untuk menelusuri riwayat perhiasan.
Cara Memeriksa Keaslian Perhiasan Emas
- Periksa Cap: Pastikan cap kadar emas, cap merek, dan cap assay office (jika ada) tertera jelas dan mudah dibaca.
- Uji dengan Magnet: Emas murni tidak tertarik oleh magnet. Namun, emas campuran mungkin sedikit terpengaruh.
- Tes Asam: Tes asam dilakukan oleh ahli perhiasan untuk menentukan kadar emas. Jangan mencoba melakukan tes asam sendiri karena bisa merusak perhiasan.
- Beli dari Penjual Terpercaya: Beli perhiasan emas hanya dari toko perhiasan terpercaya yang memiliki reputasi baik.
Udah paham kan arti cap & kode perhiasan emas?
Memahami berbagai cap dan kode pada perhiasan emas sangat penting untuk memastikan kualitas dan keasliannya. Selalu perhatikan cap dan kode tersebut sebelum membeli perhiasan emas. Jangan ragu untuk meminta penjelasan dan sertifikasi dari penjual untuk memastikan Sobat mendapatkan perhiasan emas dengan kualitas terbaik. Konsultasikan dengan ahli perhiasan jika ragu tentang keaslian perhiasan emas yang Sobat miliki.
